Kementan juga menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak dibeli menggunakan anggaran negara, melainkan berasal dari sumbangan para mitra dan pihak-pihak yang ingin berkontribusi.
“Kementerian Pertanian tidak membeli barang-barang bantuan tersebut menggunakan anggaran, melainkan menerima langsung bantuan barang dari para mitra,” tulis Kementan.
Dalam unggahan yang sama, Kementan mengapresiasi peran warganet yang turut mengawasi distribusi bantuan dan menilai pengawasan publik penting untuk memastikan transparansi dan akurasi data.(Vinolla)
