“Saya lagi dihukum oleh kepala rutan, tolong bantu saya, saya tidak banyak waktu menggunakan handphone ini, tolong saya belum dikasih makan, sedangkan kondisi saya saat ini sedang sakit,” kata wanita emas.
Selain video beredar, secarik kertas bertuliskan kronologis kejadian dialami wanita emas itu juga beredar. Dalam tulisan itu terdapat sembilan poin disampaikan wanita emas yang sebelumnya sudah divonis lima tahun penjara ini, berikut salinan tulisan disampaikan :
Kronologis kejadian
1. Saya butuh dokter untuk melakukan visum, saya ditempeleng kepala tutan dan dicekik leher saya. Dan saya dipukulin kepala rutan, di bon mana tempat yang tidak ada CCTV. Memarnya sudah hilang saya kasih salep, tapi badan saya masih sakit semua.
2. Kalau petugas kita kasih uang semuanya lancar didalam tahanan
3. Semua SOP dilanggar, bukti terlampir dan semua barang bukti dihilangkan oleh kepala rutan
4. Saya juga butuh diobservasi oleh dokter psikiater sebab saya mengalami goncangan yang sangat luar biasa
5. Sodara Joko hampir saja membunuh saya, untung saja banyak petugas yang menghalangi pas kejadian dan saya melarikan diri. Bukti terlampir CCTV
6. Pungli sangat kuat, kalau saya tidak kasih uang ke mereka saya dipersulit dalam semua hal oleh pegawai rutan
7. Saya tidak berani balik ke rutan, katanya kalau saya bicara ke media mereka akan eksekusi saya. Saat sekarang saya mengalami ketakutan yang sangat luar biasa.
8. Saya meminta perlindungan hukum ke Pak Menteri, dan kepada Kapolri, kepada HAM, Komnas Perempuan dan LPSK
9. Sebab mereka berkonspirasi barang bukti disita oleh mereka, dirampas dan saya ditarik
