Pada set kedua, Samator mulai menemukan ritme. Setter asing Lyvan Taboada tampil cemerlang dengan distribusi bola yang akurat, membuat barisan pertahanan Bhayangkara Presisi beberapa kali kewalahan. Permainan disiplin Samator berbuah manis setelah mereka merebut set kedua 25-23 dan menyamakan kedudukan.
Persaingan semakin ketat di set ketiga. Kedua tim saling kejar angka hingga memasuki fase krusial. Saat skor imbang 20-20, pengalaman Bhayangkara Presisi berbicara. Kombinasi blok rapat dan penyelesaian efektif di depan net mengantar mereka unggul 25-21.
Samator sempat memberi tekanan di set keempat dan bahkan berbalik memimpin 20-17 setelah melakukan penyesuaian strategi. Namun, Bhayangkara Presisi menunjukkan mental kuat. Rendy Tamamilang dan rekan-rekannya mencetak poin beruntun pada momen penentuan untuk menutup set keempat dengan skor 25-20 sekaligus memastikan kemenangan.
Kemenangan ini menjadi bekal penting bagi Bhayangkara Presisi dalam mengarungi Putaran 1 Proliga 2026. Di sisi lain, performa berani dan agresif para pemain muda Samator di Seri Pontianak patut diapresiasi dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi tim-tim lain. (bam)
