Pada bidang akreditasi, BSN melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN) telah melakukan akreditasi terhadap 644 lembaga penilaian kesesuaian. Sementara itu, di bidang metrologi melalui pengelolaan Standar Nasional Satuan Ukuran, BSN memperoleh sembilan pengakuan internasional baru atas
kemampuan pengukuran dan kalibrasi. Hingga akhir 2025, total pengakuan internasional mencapai 164 lingkup.
Ia juga menyampaikan bahwa perumusan Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi bagian dari upaya BSN dalam memastikan kebijakan publik berjalan aman dan efektif. Hal ini guna peningkatan daya saing produk nasional, serta penguatan perekonomian Indonesia.
BSN, lanjutnya, memperkokoh infrastruktur mutu nasional melalui penguatan standardisasi, akreditasi dan metrologi. Di bidang standardisasi, BSN menetapkan 595 SNI. SNI yang telah ditetapkan akan dirasakan manfaatnya ketika diterapkan. Saat ini dari 5.940 jenis produk yang beredar di Indonesia, sebanyak 1.099 jenis produk atau sekitar 18,5 persen telah menerapkan SNI. Sementara itu, 204 jenis produk ber-SNI telah berhasil menembus pasar ekspor atau setara 3,4 persen dari total produk beredar.
