Jembatan Bailey darurat ini menghubungkan Desa Paloh Mampre dan Desa Meunasah Alue dengan Desa Semirah, Kecamatan Nisam. Keberadaannya menjadi akses utama warga untuk mobilitas harian, distribusi logistik, kegiatan pendidikan, dan menunjang roda perekonomian setempat.
Hingga akhir pelaksanaan, pembangunan jembatan selesai lebih cepat dari target yang direncanakan. Struktur jembatan kini telah berdiri kokoh dan siap digunakan oleh masyarakat, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan tetap memperhatikan batas beban demi keselamatan bersama.
Masyarakat menyambut positif selesainya pembangunan jembatan tersebut. Sebelumnya, warga harus menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu akibat terputusnya akses utama.
Salah seorang warga Desa Panton menyampaikan apresiasi atas kerja prajurit TNI. “Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI. Jembatan ini sangat berarti bagi kami karena aktivitas masyarakat sempat sangat terganggu sebelumnya akibat bencana,” ujarnya.
Rampungnya Jembatan Bailey Panton Nisam, menandai komitmen TNI AD bersama Kementerian PU untuk hadir mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, memastikan akses warga kembali normal, serta mendukung keberlanjutan aktivitas masyarakat Aceh Utara. (Yudha Krastawan)
