Selain itu, turut dilakukan penyerahan simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada penerima manfaat. Kegiatan ini juga ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol peresmian hunian sementara yang siap dihuni oleh masyarakat terdampak.
Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara merupakan prioritas dalam masa transisi darurat ke pemulihan.
“Hunian sementara menjadi solusi awal agar masyarakat terdampak memiliki tempat tinggal yang aman sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap. Pemerintah memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai kebutuhan dan data di lapangan,” kata Suharyanto.
Selain pembangunan huntara, pemerintah juga mempercepat penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH). Total sebanyak 2.279 kepala keluarga telah diusulkan sebagai penerima DTH, dengan 1.867 rekening telah disiapkan, dan 1.393 DTH telah tersalurkan kepada masyarakat terdampak.
Menko PMK menegaskan bahwa penanganan pascabencana dilakukan secara terkoordinasi dan berkelanjutan melalui sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Sementara itu, Mendagri menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan ketepatan data serta percepatan realisasi program pemulihan di wilayah terdampak.
