Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Kolabs, BRIN dan OceanX Sukses Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Tekno/Science > Kolabs, BRIN dan OceanX Sukses Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara
Tekno/Science

Kolabs, BRIN dan OceanX Sukses Identifikasi 14 Spesies Megafauna dan Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

Iqbal
Iqbal Published 26 Jan 2026, 08:25
Share
4 Min Read
Taman laut Raja Ampat di Papua Barat merupakan salah satu penyumbang terbesar keanekaragaman hayati Indonesia,
Ilustrasi BRIN dan OceanX melakukan identifikasi megafauna di Sulawesi. Foto: pexels/Tom Fisk
SHARE

IPOL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama organisasi eksplorasi laut global, OceanX, sukses melaksanakan misi penelitian laut melalui “OCEANX–BRIN Collaborative Deep-sea Research and Capacity Building Program 2025 – Mission Leg 2”.

“Leg kedua ini dilaksanakan pada 5-24 Januari 2026, berfokus pada biodiversitas (keanekaragaman hayati), oseanografi, dan juga pengamatan laut, serta fish aggregating device (FAD) atau yang lebih kita kenal rumpon,” kata Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset BRIN, Nugroho Dwi Hananto, akhir pekan kemarin.

Guna mencapai kemandirian dalam eksplorasi laut di Indonesia, penguatan ekosistem kapal riset, mulai dari armada, sumber daya manusia, hingga pendanaan menjadi prioritas yang harus dikembangkan secara terus menerus. Hal ini tercermin dalam tahap akhir misi Leg 2 yang saat ini sedang berlayar di laut utara Sulawesi Utara menuju Pelabuhan Bitung hingga 24 Januari 2026.

ROV Program Lead OceanX, Andrew Craig, melaporkan langsung dari kapal penelitian canggih OceanXplorer, bahwa penelitian ini mengidentifikasi 14 spesies megafauna selama misi berlangsung.

Baca Juga

Buah bisbul atau buah mentega yang langka, hanya ditemui di Filipina. Berkerabat dengan buah kesemek. Kini ditemukan di Papua. Foto: Net
Ada Subspesies Baru Bisbul Asal Papua, Berbeda dengan Populasi di Filipina
BRIN Kembangkan Teknologi Pengelolaan Sampah di Indonesia
BRIN Waspadai ‘Silent Threat’ Pes: Sudah Lama Hilang, Kini Berpotensi Muncul Kembali di Indonesia

Lebih rinci, Peneliti mamalia laut, Pusat Riset Sistem Biota BRIN, Sekar Mira, menyebut temuan ini terdiri dari 10 spesies mamalia laut, 2 spesies hiu, dan 2 spesies penyu. Ia menyebutkan, riset ini menemukan jenis-jenis mamalia laut melalui pantauan udara menggunakan helikopter kapal, seperti paus sperma (sperm whales) dan paus berparuh (beaked whales).

“Bahkan, kami menjumpai Indopacetus pacificus (paus paruh Longman) yang jika terkonfirmasi akan menjadi catatan baru bagi daftar biodiversitas di perairan Indonesia,” tambah Sekar.

Selain menggunakan helikopter, temuan ini didapatkan juga melalui metode revolusioner menggunakan teknologi environmental DNA (eDNA) metabarcoding. Metode ini memungkinkan ilmuwan mendeteksi keberadaan paus dan megafauna lainnya hanya melalui residu genetik yang tertinggal di air, tanpa perlu kontak fisik yang mengganggu hewan tersebut.

“Kira-kira kalau bisa cerita cepat, kita, tuh, kayak lagi berburu paus tanpa membunuh paus, whaling tanpa harpoon. Harapannya, kita bisa mempelajari distribusinya, tidak hanya horizontal tapi juga secara vertikal,” ungkap Peneliti Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN, Andhika Prima Prasetyo.

Ekspedisi ini didukung hadirnya dua unit kapal selam berawak (submersible) yang memiliki peran spesifik berbeda. “Nadir yang difokuskan untuk mendukung aspek media dan dokumentasi visual, dan Neptune yang lebih diarahkan untuk saintifik,” ungkap Ilham, peneliti dari Indo Ocean Foundation.

Nadir digunakan untuk merekam struktur komunitas di gunung bawah laut (seamount) Sulawesi Utara melalui metode video transect. Sedangkan, Neptune dilengkapi dengan Niskin bottle untuk mengoleksi sampel air, lengan robotik yang mampu mengambil sampel biota laut, dan bio box untuk menjaga spesimen selama perjalanan naik ke permukaan untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium kapal.

Peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN sekaligus Lead Scientist ekspedisi ini, Pipit Pitriana, mengatakan ekspedisi tersebut memperkaya data biodiversitas perairan Sulawesi Utara sebagai dasar rekomendasi kebijakan konservasi.

Menutup kegiatan paparan ekspedisi ini, Wakil Kepala BRIN, Amarulla Oktavian, mengapresiasi kegiatan ekspedisi ini dan berharap para periset mencatat dengan detail fasilitas di OceanX untuk menjadi referensi pengembangan kapal riset BRIN di masa depan.

“Saya berharap hasil penelitian ini terdokumentasi dengan baik dan semua sampel disimpan di repositori ilmiah nasional sesuai aturan. Kita akan melanjutkan penelitian ini menggunakan kapal penelitian kita sendiri dengan peralatan standar yang tidak boleh kalah canggih,” tegas Amarulla. (ahmad)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: brin, Identifikasi, OceanX, Spesies Megafauna
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Bekasi. Foto: polda metro jaya Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling Warga Bekasi di Hari Senin 26 Januari 2026
Next Article pssi award Ikutan Voting PSSI Awards 2026, Voters Bisa Dapat Tiket FIFA Series

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20211017 WA0088
HeadlineOlahraga

Jelang Perebutan Juara Grup Thomas & Uber Cup 2026, Tim Thomas Vs Prancis, Tim Uber  Vs Chinese Taipei

Jabodetabek
Kecelakaan Argo Bromo Anggrek Temper Commuter Line PLB 5568A di Stasiun Bekasi Timur, Ini Dugaan Penyebabnya
27 Apr 2026, 23:00
Hukum
KPK Periksa Direktur PT Gading Gadjah Mada dalam Kasus Korupsi di Ditjen Bea Cukai
27 Apr 2026, 22:28
Jakarta Raya
Geopolitik Tidak Menentu, Dinas PPKUKM Dorong Peningkatan Produk Dalam Negeri
27 Apr 2026, 15:52
Telkom
Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi Industri Nasional
27 Apr 2026, 18:16
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?