Selain itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan juga mendukung adanya acara penyerahan penghargaan ini, menurutnya ajang ini merupakan langkah tepat untuk mengapresiasi komitmen pemerintah daerah yang mengupayakan penduduk memiliki akses layanan kesehatan yang bermutu tanpa hambatan biaya, serta menumbuhkan efek kompetisi sehat antar pemerintah daerah yang tentu akan menjadi motivasi tersendiri untuk memasukan UHC sebagai prioritas pembangunan.
Apresiasi awal telah disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan, Herman Dinata Mihardja saat menyerahkan undangan yang diterbitkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia untuk Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan. Dirinya menyampaikan dari 2.323.644 jiwa penduduk Jakarta Selatan per semester 1 2025, tercatat 2.230.264 jiwa telah aktif sebagai peserta JKN, berdasarkan tarikan data sampai dengan 30 November 2025.
“Menjadi capaian luar biasa bagi Pemerintah Kota Jakarta Selatan dengan tingkat keaktifan peserta menyentuh 95,98% bisa dibilang sudah sangat baik jika dibandingkan dengan standart target nasional yang ditetapkan 80%. Untuk itu kami mengucapkan selamat kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran atas prestasi yang diperoleh tersebut, kedepannya kami siap bersinergi lebih baik demi cita-cita yang disebutkan tadi, 100% penduduk terdaftar dan aktif,” sambut Herman.
