Amiruddin menambahkan, penguatan interkoneksi Aceh–Sumatra tidak hanya berfokus pada pemulihan kondisi pascabencana, tetapi juga sebagai fondasi untuk memastikan pasokan listrik dapat menopang kebutuhan masyarakat, fasilitas vital, serta aktivitas ekonomi secara berkelanjutan.
Sementara itu Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengapresiasi kerja keras PLN dalam memulihkan dan memperkuat sistem kelistrikan Aceh. Menurutnya, penguatan infrastruktur kelistrikan ini menjadi fondasi penting untuk pemulihan pascabencana.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya berkelanjutan dalam memulihkan sekaligus memperkuat keandalan listrik Aceh. Keandalan listrik ini sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat, layanan publik, serta mendorong pemulihan ekonomi daerah,” pungkas Fadhlullah. (Yudha Krastawan)

