Untuk memadamkan api, Damkar Badung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai pos. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 3 jam 30 menit hingga api berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 are.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, penyebab kebakaran dipastikan berasal dari nyala kembang api yang dinyalakan saat perayaan malam Tahun Baru. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi secara menyeluruh.
Kebakaran ini menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp3 miliar, dengan belasan kamar vila dan berbagai fasilitas di dalamnya mengalami kerusakan parah.
Pihak Damkar Kabupaten Badung mengimbau masyarakat dan pelaku usaha pariwisata agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kembang api, khususnya di kawasan padat bangunan dan area dengan material yang mudah terbakar.
“Kami mengingatkan agar aspek keselamatan tetap menjadi prioritas, terutama saat perayaan yang melibatkan api atau kembang api,” pungkasnya.(Vinolla)
