Memasuki set ketiga, Falcons mencoba mengubah pendekatan permainan dengan memberi peran lebih besar kepada Dell Palomata dan Vi Thi Nhu Quynh. Perlawanan sempat muncul di awal set, namun kestabilan permainan Phonska Plus kembali menjadi pembeda. Tim asal Gresik itu akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup set ketiga dengan skor 25-16.
Pelatih Phonska Plus Pupuk Indonesia, Alessandro Lodi, menilai kemenangan ini sebagai awal dari proses panjang di Proliga 2026. Ia menyebut timnya masih belum mencapai performa terbaik, meski sudah menunjukkan fokus dan sikap bermain yang baik. Menurutnya, sikap rendah hati tetap penting karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
Sementara itu, Medi Yoku mengatakan seluruh pemain mampu tampil lepas dan disiplin sesuai tugas masing-masing setelah melakukan persiapan matang, termasuk mempelajari kekuatan Falcons. Meski puas dengan hasil akhir, ia mengakui masih terdapat sejumlah kesalahan yang akan menjadi bahan evaluasi untuk laga berikutnya. (bam)
