Garuda Jaya bahkan sempat memberikan kejutan di fase krusial dengan membalikkan keadaan menjadi 20-19. Namun, mental anak-anak Samator berbicara. Di bawah arahan Sanchez, Samator kembali fokus dan berhasil membalikkan momentum lewat blok-blok krusial di akhir laga. Samator akhirnya menyudahi perlawanan Dawuda dkk dengan skor ketat 25-22.
Usai laga pelatih Garuda Jaya Nurwidayanto mengakui pemainan anak asuhnya kiranga maksimal, “baik servis, receive anak-anak kurang maksimal,” ucapnya.
Untuk kedepannya, Nurwidayanto akan memaksimalkan permainan anak didiknya, “Pastinya kami akan lakukan evaluasi, baik servis, dan blok, itu yang serasa kurang dari kami,” tukasnya.
Salah satu pemain Garuda Jaya Dawuda, mengatakan bahwa timnya hari ini bermain sedikit kurang fokus, “Terutama di set pertama dan kedua. Di set ketiga, kami sedikit bisa mengimbangi permainan lawan,” ujarnya.
Sementara itu manajer Samator Hadi Sampurno mengakui sangat bersyukur atas kemenangan hari ini, meski lawan yang dihadapi Garuda Jaya, “Ini kemenangan absulut bagi kami. Dan kami akan terus berusaha memaksimalkan permainan anak-anak untuk masuk final four,” katanya.
