“Olahraga ini harus dikenal luas di masyarakat. Saya yakin di Jakarta ini banyak penggemar anggar,” beber jebolan UGM Yogyakarta ini.
Di tahun 2026 ini terang Ghozi, IKASI DKI Jakarta akan menggelar kejuaraan daerah (kejurda). Agenda ini untuk menjaring bibit unggul atlet anggar.
“IKASI juga akan kelililing ke sekolah untuk sosialisasi olahraga anggar. Dan kami akan berkolaborasi dengan KONI, Dispora dan Dinas Pendidikan,” terangnya.
Sementara atlet anggar DKI Jakarta Aditya Rizky Pramudita alias Tia mengaku dirinya terus berlatih untuk mengharumkan nama ibu kota. “Saya kenal anggar dari tetangga, lalu jadi hobi dan serius hingga kini,” beber peraih medali emas di PON Aceh-Sumut ini.
Tia merasa bersyukur bisa menjadi atlet anggar karena bisa membantu keluarga saat dirinya mendapatkan bonus PON saat meraih emas di Aceh-Sumut. “Anggar itu asyik dan seru, alhamdulillah dari anggar saya bisa membantu keluarga,” ucapnya.
Menyatukan Klub
Untuk menghasilkan atlet prestasi, Ghozi juga mengajak seluruh klub anggar untuk bersatu. Persatuan ini kata dia, agar memunculkan atlet-atlet berbakat dan berprestasi demi Jakarta.
