Bukti transaksi kemudian dikirimkan ke grup WhatsApp masing-masing SKPD sebagai bagian dari mekanisme monitoring.
“Setiap hari ada 17 SKPD yang dijadwalkan. Total ASN yang datang ke sini bisa lebih dari 100 orang per hari,” tukasnya.
Bagi ASN yang berhalangan hadir secara langsung, lanjut Sayid Ali, tetap diwajibkan berpartisipasi dengan melakukan transaksi melalui tautan yang sama dan menitipkan pembelian kepada rekan kerja.
“ASN yang tidak bisa hadir tetap bertransaksi lewat link bid.ly, biasanya menitip belanja dengan temannya,” kata dia.
Seiring berjalannya aktivasi awal, Sayid Ali berharap omzet pedagang di Teras Lenteng Agung terus meningkat.
Selain ASN, kawasan ini juga mulai ramai dikunjungi masyarakat umum dan anak-anak muda, terutama pada malam hari.
“Tempatnya sejuk dan tidak bising, jadi nyaman. Saya sebenarnya ingin sampai sore menikmati suasananya, tapi masih ada agenda rapat,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)
