Menurutnya, semakin banyak pengusaha muda yang produktif dan mandiri, maka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat juga akan ikut terakselerasi.
Wawalkot Depok Chandra juga mengapresiasi penyelenggaraan Muscab sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh HIPMI dan sebagai momentum kebangkitan organisasi dalam memperkuat jejaring serta inovasi pelaku usaha muda di Kota Depok.
Pada Muscab ini juga terjadi proses pergantian kepengurusan HIPMI Kota Depok. Ardian Fajar Prastyawan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum BPC HIPMI Kota Depok periode 2026–2029. Dalam visi kerjanya, Ardian menegaskan komitmen untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus melakukan rekrutmen pelaku usaha muda serta menjembatani mereka dengan akses pendanaan, pelatihan, dan jejaring pasar yang lebih luas.
Target awalnya adalah menjawab tantangan Pemkot Depok untuk mencetak 500 wirausaha baru selama masa kepengurusan, sekaligus memperluas cakupan kontribusi HIPMI terhadap pengembangan UMKM lokal.

