Terlebih, kata Kapolres, sebentar lagi masyarakat akan memasuki agenda besar Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah yang tentunya akan ada arus mudik dan arus balik. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan Operasi Ketupat Jaya 2026 untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat.
“Operasi Ketupat Jaya 2026 sebagai operasi kemanusiaan. Fokus utamanya adalah keselamatan, kelancaran, keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Secara garis besar, sambung Putu, pihaknya bakal mengedepankan sejumlah hal dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 tersebut.
Pertama, pemetaan titik rawan kemacetan, kecelakaan dan kriminalitas berbasis data dan dinamika lapangan.
“Kedua, penguatan pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu di jalur utama, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, rest area, serta pusat-pusat keramaian,” ungkapnya.
Ketiga, pengaturan dan rekayasa lalu lintas secara situasional, meliputi pengalihan arus, pembatasan kendaraan tertentu pada waktu tertentu, sampai contraflow, kemudian one way bila dibutuhkan dengan koordinasi lintas sektoral dan lintas instansi.

