Tanya:
Kemenangan Ubed di partai final tidak diraih dengan mudah. Bagaimana Anda melihat pencapaian ini dan posisi Ubed ke depan?
Jawab:
Poin positif dari Ubed pada pertandingan final di turnamen ini, selain berhasil meraih gelar Super 300 pertamanya, adalah kemampuannya melewati momentum-momentum krusial. Saya melihat sikap tidak mau menyerah yang ditunjukkan pada pertandingan hari ini menjadi modal penting yang harus terus dijaga dalam upaya meraih prestasi di turnamen-turnamen berikutnya.
Ke depan, Ubed harus mampu menjaga konsistensi performa agar bisa masuk ke peringkat Top 15 dunia pada tahun 2026, sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada tahun 2027.
Tanya:
Indonesia menjadi juara umum dengan komposisi pemain muda yang cukup dominan. Bagaimana Eng Hian melihat pencapaian ini dan apa saja yang dilakukan PBSI?
Jawab:
Prestasi di awal tahun 2026 ini merupakan hasil dari program pembinaan tahun 2025, di mana PBSI memfokuskan diri pada program regenerasi. Harapannya, prestasi yang diraih oleh atlet-atlet muda Indonesia dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Sesuai arahan Ketua Umum PBSI, tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun prestasi. Kami menginginkan hasil dari program yang telah dijalankan pada tahun 2025 dapat dilanjutkan dengan peningkatan pencapaian prestasi, khususnya pada turnamen level Super 500 ke atas, sebagai bagian dari persiapan menuju kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada Mei 2027.
