Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Dari Banyuwangi ke Pasar Lebih Luas, Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Dari Banyuwangi ke Pasar Lebih Luas, Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
Ekonomi

Dari Banyuwangi ke Pasar Lebih Luas, Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI

Iqbal
Iqbal Published 03 Feb 2026, 21:00
Share
5 Min Read
Dari Banyuwangi ke Pasar Lebih Luas, Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
Kelompok Petani Buah Naga (Panaba) Banyuwangi kini mampu mengembangkan inovasi dan meningkatkan produksi berkat dukungan program Klasterku Hidupku BRI. Foto: Dok BRI
SHARE

IPOL.ID – Sejak lama, Banyuwangi dikenal sebagai salah satu daerah dengan denyut kehidupan pertanian yang kuat. Di tengah hamparan lahan yang subur, para petani terus beradaptasi, mencoba berbagai komoditas, dan mencari cara baru untuk meningkatkan hasil panen. Dari proses tersebut, lahir sebuah Kelompok Petani Buah Naga (Panaba) Banyuwangi yang kini mampu mengembangkan inovasi dan meningkatkan produksi berkat dukungan program Klasterku Hidupku BRI.

Dipimpin oleh Edy, Kelompok Petani Buah Naga Panaba mulai mengembangkan buah naga sebagai komoditas pertanian di Banyuwangi. Saat itu, Edy melihat potensi buah naga sebagai peluang usaha dan mengajak petani lain untuk membudidayakannya secara bersama-sama.

“Klaster buah naga ini kami bentuk pada tahun 2016. Waktu itu, jumlah tanaman buah naga di Banyuwangi mulai banyak, namun mulai muncul berbagai masalah, seperti serangan penyakit dan pasar yang menjadi over saat produksi meningkat. Makanya kami membentuk Klaster Petani Buah Naga (Panaba) untuk mengatasi masalah tersebut bersama teman-teman petani,” kata Edy.

1234Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bbri, bri, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, inklusi keuangan, Kelompok Petani Buah Naga Panaba, Klaster Usaha, Pemberdayaan UMKM
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arief. Penerbitan Pertek Impor TPT Diklaim Sudah Sesuai Prinsip Good Governance
Next Article kole Putusan Mahkamah Konstitusi Tidak Membubarkan Konsil dan Kolegium

TERPOPULER

TERPOPULER
PNG
Hukum

Dorongan Pengesahan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Kian Menguat di Tengah Meningkatnya Ancaman Digital

Hukum
Periksa Pejabat Bea Cukai dan Swasta, KPK Gali Terus Korupsi di Ditjen Bea Cukai
08 May 2026, 17:22
Hukum
KPK Periksa Pihak Len Railway Systems Terkait Korupsi di DJKA Kemenhub
08 May 2026, 20:45
Olahraga
Bungkam Persipura, Adhyaksa FC Promosi ke Super League
08 May 2026, 22:33
Kriminal
Pencurian Kabel Persinyalan Ganggu Perjalanan KRL Rangkasbitung
08 May 2026, 16:53
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?