IPOL.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara menanggapi informasi di media sosial terkait keuntungan fantastis dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN membantah narasi yang menyebut mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mampu meraup keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar per tahun.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya menyebut angka yang beredar luas di media sosial tersebut merupakan asumsi fiktif yang mengabaikan variabel biaya operasional dan beban investasi yang sebenarnya.
“Mitra mendapatkan ‘untung bersih’ Rp1,8 miliar per tahun adalah asumsi fiktif yang tidak berdasar pada realitas bisnis dan investasi,” kata Sony dalam keteragannya dikutip Minggu (22/2).
Penjelasan ini disampaikan menyusul beredarnya sejumlah video yang menarasikan mitra SPPG memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar per tahun.
Bahkan, tudingan tersebut dikaitkan dengan dugaan mark-up bahan baku serta spekulasi keterkaitan dapur program dengan kepentingan partai politik tertentu.

