Selain menjadi wujud tanggung jawab sosial, kegiatan ini juga mempererat kolaborasi internal antarpegawai. ”Momentum kebersamaan sangat penting untuk membangun budaya kerja yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan lingkungan sekitar,” sebut Rita.
Di lain sisi Rita mengungkap laporan ketenagakerjaan nasional menunjukkan sebagian besar pekerja Indonesia masih berada pada sektor informal yang rentan terhadap risiko sosial dan ekonomi. ”Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melalui layanan administratif perlindungan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memperkuat hubungan dengan komunitas sekitar,” kata Rita.
Rita menambahkan kegiatan Employee Volunteering akan terus menjadi agenda rutin dengan berbagai bentuk aksi sosial yang berkelanjutan. “Semangat berbagi ini sejalan dengan komitmen memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi pekerja Indonesia, sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat,” ujar Rita. (msb/dani)

