Rizki menjelaskan, SB telah bekerja sama dengan Pandji sejak 2010 sebagai editor video. Sejak 2019 hingga saat ini, SB juga berperan sebagai admin kanal YouTube milik komika tersebut.
Penyidik, lanjutnya, masih terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan guna menentukan langkah hukum selanjutnya.
“Proses penyidikan masih berjalan. Kami mengedepankan profesionalitas dan transparansi dalam menangani setiap laporan masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, pada November 2025, Aliansi Pemuda Toraja melaporkan Pandji ke Bareskrim Polri atas dugaan penghinaan serta ujaran bernuansa SARA terhadap masyarakat Toraja.
Laporan tersebut berkaitan dengan materi stand up comedy yang menyinggung prosesi pemakaman adat Toraja dan dinilai merendahkan martabat suku tersebut.(Vinolla)

