Perlintasan sebidang selama ini menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan komersial dengan sasis rendah. Minimnya portal pembatas ketinggian dan rambu khusus kendaraan berat dinilai meningkatkan risiko serupa terulang.
Pengamat transportasi menilai solusi jangka panjang seperti pembangunan flyover atau underpass menjadi kebutuhan mendesak guna menjamin keselamatan perjalanan kereta dan kelancaran mobilitas warga.
KAI Commuter mengimbau pengguna jasa untuk memantau informasi resmi melalui media sosial X @CommuterLine terkait pembaruan evakuasi dan normalisasi jalur.
Bagi penumpang Kereta Bandara yang terdampak, pengembalian dana (refund) tiket dijamin 100 persen. Proses dapat dilakukan di stasiun-stasiun pemberhentian Commuter Line Basoetta seperti Sudirman Baru, Duri, atau Manggarai dengan menunjukkan bukti pemesanan.
Penumpang yang hendak menuju Bandara Soekarno-Hatta disarankan menggunakan moda alternatif seperti taksi daring atau bus Damri, serta memperhitungkan tambahan waktu perjalanan 45–60 menit akibat kepadatan menuju akses tol bandara.

