IPOL.ID – Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar berharap selama bulan Ramadan bisa melahirkan sikap umat untuk saling menyayangi dan menghormati.
Kiai Anwar mengungkapkan, sikap ini sangat penting. Sebab kata Nabi, orang yang saling menghargai dan menghormati akan disayangi oleh malaikat di langit.
Hal ini disampaikan Kiai Anwar dalam Konferensi Pers Sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1447 H. Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama di Hotel Borobudur ini menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis 19 Februari 2026 M.
“Sayangilah sesama manusia di atas bumi, niscaya malaikat akan menyayangi. Kami berharap umat dapat memuasakan bukan hanya perut saja dari haus dan lapar, tapi mampu memuasakan seluruh tubuh dari hal-hal dilarang,” kata Kiai Anwar di Konferensi Pers Sidang Isbat, Selasa (17/2/2026).
Kiai Anwar menjelaskan, memuasakan hal-hal yang dilarang itu dengan cara menjaga mulut untuk tidak berdusta, memfitnah, membuat gaduh dan menyakiti manusia.
Selain itu, bisa menjaga tangan di media sosial agar jangan sampai melakukan adu domba, fitnah terhadap sesama.
Dengan begitu, kata Kiai Anwar, masyarakat bisa melaksanakan puasa secara paripurna menurut syar’i, melainkan juga mampu melaksanakan puasa secara hakiki.
“Artinya memuasakan tubuh yang diberi tuhan ini agar tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan agama. Sehingga kita akan hidup damai, tentram, dan aman,” jelasnya. (ahmad)

