Ia juga membantah telah berpindah ke PDI Perjuangan. Menurut Putri, kartu tanda anggota partai lain atas namanya yang beredar di media sosial adalah palsu, tidak pernah dibuatnya. Tahun kelahirannya pun tidak sesuai. Putriana Hamda Dakka kelahiran tahun 1987, tapi pada KTA itu tertera lahir tahun 1967. ”Saya tidak pernah berpindah partai dan tidak pernah menerima KTA partai lain,” tegasnya.
Dalam surat ke Ketua Umum DPP NasDem itu, Putri Dakka melampirkan buku kecil berjudul: “BaktiKu untukMu NasDem”, yang berisi kumpulan bukti loyalitasnya kepada partai. Antara lain: (1) memberikan sumbangan dua unit mobil bus NasDem, satu unit mobil Blinvand NasDem, dan tiga unit mobil ambulance NasDem, (2) memberikan bantuan dana pribadi untuk sembilan orang caleg NasDem Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Hasilnya, perolehan Nasdem naik dua kursi di Lutra (3) Program Bedah Rumah NasDem Lutra, (4) atas nama DPD NasDem Lutra melaksanakan program perbaikan jalan rusak di Kec. Rampi, Kab. Lutra, (5) pembagian minyak goreng NasDem sebanyak 4,000 pcs untuk masyarakat Lutra, (6) bantuan dana untuk UMKM Nasdem Lutra, (7) membangun Rumah Singgah NasDem di Kota Palopo, (8) menjadi Ketua Penanggung Jawab kunjungan Anies Baswedan ke Luwu Raya, dengan biaya yang bersumber dari dana pribadi.

