”Perubahan logo dan identitas visual tersebut mencerminkan arah dan transformasi strategis bisnis BRI Life pada peningkatan kebutuhan perlindungan asuransi jiwa di Indonesia, sekaligus untuk menyatukan visi, arah, dan komitmen perusahaan, serta penguatan sinergi dan penyelarasan strategi lintas ekosistem di Group BRI,” jelas Sutadi dalam keterangan resminya, Jumat (20/2/2026).
BRI Life menyadari, pertumbuhan industri asuransi jiwa nasional yang meningkat pesat, dipengaruhi oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan proteksi kesehatan/jiwa, ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi dan beragam, serta perkembangan teknologi informasi finansial yang inovatif dan agresif.
”Untuk itu BRI Life harus relevan, kami harus terus bertransformasi dan berinovasi, dan transformasi itu dimulai dari identitas kami. Inilah latar belakang dari keputusan untuk melakukan rebranding, sebagai simbol bahwa BRI Life siap menatap masa depan dengan cara baru, cara yang lebih kuat, adaptif dan professional,” papar Sutadi.
