“Kami mencoba mengurangi dampak kerawanan sosial di lokasi taman ini, karena ada beberapa informasi dan perhatian masyarakat berkaitan dengan penyalahgunaan fungsi taman,” jelasnya.
Tak hanya melakukan pengecoran akses utama, petugas gabungan juga menutup celah pada pagar taman yang berbatasan langsung dengan area tol. Celah tersebut diketahui kerap dimanfaatkan warga untuk masuk secara tidak resmi ke area taman.
“Hari ini, kita juga lakukan pengelasan pada pagar karena ada beberapa aktivitas warga yang menggunakan celah itu untuk masuk ke area taman,” tambah Dimas.
Ia menegaskan, langkah ini bersifat pencegahan agar taman kembali berfungsi sebagaimana mestinya sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi warga.
“Apa yang kami lakukan hari ini sifatnya preventif. Yang paling penting, ini tugas kita bersama untuk menjaga taman. Harapan kami, masyarakat bisa memanfaatkan taman sesuai fungsinya. Kalau ada tindakan negatif atau penyalahgunaan, kita ingin itu bisa dikurangi,” tegasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Instagram @ijoel sempat viral dan memperlihatkan sekelompok remaja laki-laki memasuki area taman melalui pinggiran pagar pada dini hari. Dalam rekaman tersebut, perekam video menyebut aktivitas serupa kerap terjadi selepas pukul 01.00 WIB hingga sekitar pukul 02.00 WIB.

