Dalam konteks Indonesia, Mario menilai keikutsertaan Indonesia dalam BOP perlu dicermati secara hati-hati. Selama ini Indonesia konsisten mendorong reformasi PBB dan Dewan Keamanan agar lebih representatif serta memberi ruang lebih besar bagi negara-negara Global South.
Bergabung dalam struktur yang sangat didominasi satu negara berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi posisi tersebut, bahkan memunculkan persepsi adanya pergeseran menuju pendekatan kebijakan luar negeri yang lebih pragmatis. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kredibilitas Indonesia dalam memperjuangkan reformasi tata kelola global serta komitmen terhadap kemerdekaan Palestina.
Melalui diskusi ini, BRIN mendorong pemahaman kritis terhadap konsep Board of Peace sekaligus menguji batas-batasnya, termasuk implikasinya terhadap tatanan multilateral global dan kontribusinya bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Palestina. (ahmad)

