Pramono juga menyatakan, dukungan terhadap berbagai agenda olahraga nasional, termasuk rencana PON Pantai di Ancol, serta kesiapan Jakarta menjadi pendukung penyelenggaraan PON 2028 apabila dibutuhkan.
Pemprov DKI juga memastikan dukungan anggaran pembinaan atlet dilakukan sejak dini secara transparan dan berkelanjutan bersama DPRD DKI Jakarta, khususnya Komisi E.
Sementara itu, Ketua Umum KONI DKI Jakarta terpilih, Prof Hidayat Humaid menegaskan kesiapannya membawa Jakarta meraih juara umum PON 2028.”Target juara umum adalah harga mati yang tidak bisa ditawar,” kata Hidayat.
Dengan mengusung visi Jakarta Menuju Prestasi Global, Hidayat memiliki misi antara lain memperkuat pembinaan atlet menuju juara umum PON 2028, memberikan pelayanan optimal bagi atlet dan pelatih, mendukung pembentukan tim nasional, menerapkan tata kelola organisasi yang transparan, serta memperkuat kerja sama kelembagaan olahraga.
Dalam program kerjanya, KONI DKI Jakarta telah menyiapkan timeline Pelatda bertahap hingga tahun 2028. Pada 2026 akan dilaksanakan Pelatda seluruh cabang olahraga PON dengan sekitar 1.700 atlet, Pelatda lapis kedua 270 atlet, keikutsertaan pada berbagai kejuaraan nasional dan internasional, penggunaan pelatih asing serta training camp atlet proyeksi medali emas.
