Pelatih kelahiran 8 Desember 1987 itu berharap tren kemenangan anak asuhannya bisa berlanjut di final four. Kemenangan di babak reguler diharapkan bisa membawa aura positif hingga di akhir musim meraih gelar juara.
“Tentu kami berharap tren ini bisa berlanjut sampai final four dan grand final. Kami tidak mau sampai di sini saja, tapi terus berlanjut hingga kami meraih gelar juara,” ujar Lodi usai laga.
Kapten Gresik Phonska, Medi Yoku mengungkapkan bahwa semua rekan-rekannya bermain luar biasa. Pemain kelahiran 1 November 1999 itu punya tekad untuk bisa meraih kemenangan dan menutup babak fase reguler dengan gelar juara putaran kedua.
“Apresiasi kepada semua rekan-rekan saya di lapangan hari ini. Mereka bermain luar biasa sehingga peran saya di laga ini sebagai penyeimbang bisa berjalan dengan baik. Sesuai dengan arahan pelatih, kami mencoba bermain lebih baik saat bertahan dan baru fokus menyerang,” ungkap pemain bertinggi badan 169 cm itu.
Dari kubu JPE kekalahan dari Gresik Phonska Plus menjadi evaluasi untuk menghadapi babak final four. Pelatih JPE, Bulent Karslioglu berjanji akan melakukan perubahan untuk bisa mempertahankan gelar juara Proliga musim ini.

