“Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Terlihat dari mulai serve, bertahan kami banyak membuat lawan mendapatkan poin dengan mudah. Tentu kami berharap di laga berikutnya para pemain bisa lebih fokus, kami butuh kemenangan untuk ke final four,” ujar saudara kandung dari Aprilio Perkasa Manganang itu.
Sejauh ini Jakarta Electric PLN masih mengumpulkan enam kemenangan dari 11 laga yang telah dijalani. Peluang Electric PLN ditentukan di laga terakhir saat jumpa Jakarta Livin’ Mandiri pada Minggu (1/3/2026) mendatang.
Adapun tim Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan hasil ini membuka peluang mereka untuk menjadi juara putaran kedua. Tim asal kota Pudak itu akan menghadapi laga akbar melawan Jakarta Pertamina Enduro, Kamis (26/2/202).
Pelatih Gresik Phonska Plus, Alessandro Lodi mengungkapkan bahwa sudah mempersiapkan laga melawan Jakarta Electric PLN dengan matang. Kemenangan dibutuhkan untuk bekal kepercayaan diri melawan Megawati Hangestri Pertiwi dkk.
“Laga ini beban ada di Jakarta Electric PLN yang membutuhkan kemenangan. Kami sudah mengantisipasi permainan Electric PLN yang bakal agresif untuk bisa meraih kemenangan.”

