“Ada kesan, Pramono dalam memimpin Jakarta lebih banyak melanjutkan program lama daripada menghadirkan arah baru yang kuat,” ujarnya.
“Dampaknya sangat jelas, tidak ada perubahan signifikan, maka evaluasi serius harus dilakukan. Karena warga menilai dari hasil nyata, bukan dari narasi capaian,” tambahnya.(Sofian)

