Sementara itu, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, menilai penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia, terlebih digelar di awal bulan Ramadan.
“Saya menyaksikan 26 negara dan 801 atlet berpartisipasi di kegiatan yang dilakukan di awal Ramadan ini. Penyelenggaraannya tentu tidak mudah, namun berkat kerja sama semua pihak, di bawah kepemimpinan Pak Amir dan dukungan seluruh tim, tantangan tersebut dapat dijawab dengan hasil yang kita saksikan hari ini,” kata Okto.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengakuan langsung dari Sekretaris Jenderal Federasi Anggar Internasional terhadap kualitas penyelenggaraan di Indonesia. Okto berharap ajang ini bukan menjadi yang terakhir, dan Indonesia dapat kembali dipercaya menggelar lebih banyak kejuaraan internasional di masa mendatang.
Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026 ini diikuti 26 negara dengan total 801 atlet yang berpartisipasi.
Ketua Umum PB IKASI Amir Yanto menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia sebagai tuan rumah.

