Seremoni pembukaan diawali dengan pertunjukan budaya tari khas Betawi. Selanjutnya parade peserta dari semua negara, dimulai Afganistan hingga Indonesia.
Kejuaraan kali ini mempertandingkan tiga nomor, yaitu floret, degen dan sabel, baik individu maupun kelompok untuk putra dan putri. Setiap negara diperbolehkan mengirimkan maksimal 24 atlet untuk satu nomor.
Sebagai tuan rumah, Indonesia membidik hasil maksimal, syukur-syukur meraih medali. Apalagi, ajang tersebut masuk kalender sebagai kualifikasi Youth Olympic Dakar 2026.
China Raih 2 Emas
Di hari pertama Kejuaraan Anggar Kadet dan Junior Asia 2026, China merebut 2 medali emas dan Hongkong mendapat 1 medali emas.
Medali emas pertama China disumbangkan Lin Youlong dari nomor foil (floret) individu kadet putra. Medali perak direbut Ho Sing Him Harris (Hong Kong), sedangkan medali perunggu direbut Zou Tianyi (China) dan Wasashi Maeda (Jepang) .
Medali emas kedua China disumbangkan Wang Xinyu dari nomor Epe (degen) individu kadet putri. Medali perak direbut Lee Laena (Korea) sedangkan medali perunggu diraih Cho Eunhyo (Korea) dan Lim Xiao Xuan Jade (Singapura).

