“Transportasi publik adalah wajah pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Jika masih terjadi kecelakaan dan kasus pelecehan, artinya ada yang harus diperbaiki, baik dari sisi standar operasional prosedur, pengawasan petugas, maupun sistem keamanan di armada dan halte,” tegasnya.
Rian juga mendorong manajemen PT Transjakarta untuk meningkatkan pelatihan bagi pramudi dan petugas lapangan, memperkuat sistem pemantauan, serta memastikan mekanisme pengaduan berjalan efektif dan responsif terhadap laporan masyarakat.
Selain itu, ia meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemegang saham untuk melakukan pengawasan lebih ketat dan memastikan adanya transparansi dalam penanganan setiap kasus.
“Kami berharap evaluasi ini dilakukan secara objektif dan terbuka. Tujuannya agar kepercayaan masyarakat terhadap Transjakarta tetap terjaga dan pelayanan semakin baik ke depan,” tandasnya.(sofian)

