Lantas dia meminta pihak pemerintah kota untuk memperketat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Harus ada imbauan atau papan pengumuman supaya anak-anak tak berenang di waduk tersebut,” tukas N.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko membenarkan adanya anak korban meninggal di Embung Sejuk. Mulanya, anak korban bersama sejumlah temannya berenang di embung tersebut.
“Terus karena korban enggak bisa berenang, pas teman-temannya naik ke daratan, pada nyari ke mana ini korban akhirnya minta tolong warga,” tegas Edy.
Lalu warga sekitar berdatangan untuk melakukan pencarian bocah tenggelam di Embung Sejuk tersebut. Beberapa jam kemudian, jasad korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Menurutnya, ketika dievakuasi, orangtua MIR sempat membawanya ke klinik terdekat untuk memberikan pertolongan. Sayangnya nyawa korban tidak tertolong setelah ditangami oleh dokter.
“Orangtua korban sudah buat surat pernyataan juga tidak akan menuntut apa pun,” jelas Edy.
Ia juga memastikan, peristiwa ini murni karena korban tidak bisa berenang bukan karena didorong oleh temannya ke dalam waduk.

