Pada periode ketiganya ini, Airlangga juga membagikan kesan mendalam selama memimpin PB WI. Ia menilai atlet-atlet muda Indonesia memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi prestasi maupun disiplin.
“Anak-anak muda kita hebat-hebat. Prestasinya luar biasa, disiplinnya juga luar biasa. Kemampuan atlet WUSU itu sekarang merata,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pada awal kepemimpinannya, atlet PB WI mayoritas berasal dari Medan. Namun setelah diberikan kesempatan yang sama, kini banyak atlet berbakat bermunculan dari berbagai daerah di Indonesia. “Hal itu yang membuat saya terus maju, karena anak-anak muda di daerah itu rajin dan penuh semangat,” katanya.
Adapun target besar yang ingin diwujudkan pada periode ini adalah mempersiapkan atlet menuju Olimpiade. Apalagi saat ini cabang olahraga tersebut sudah mulai dipertandingkan di ajang Junior Olimpiade. “Itu menjadi salah satu pertanda bahwa kita sedang menuju tahap berikutnya,” tutur Airlangga.
Deretan Prestasi
Sejak PB WI dipimpin Airlangga Hartarto banyak prestasi yang terukir. Pada periode pertama 2018-2022, Timnas Wushu Indonesia sukses meraih 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu. Kesuksesan ini dilanjutkan pada periode kedua 2022-2026 dimana Indonesia kembali menyumbangkan 1 medali emas dan 1 perak pada Asian Games Hangzhou 2022.
Prestasi gemilang berlanjut pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023 dengan raihan 6 emas, 6 perak, dan 2 perunggu sekaligus memastikan Indonesia keluar sebagai juara umum. Prestasi ini mengulang sukses yang pernah diraih pada 12 tahun lalu. Saat itu, SEA Games 2011 Jakarta-Palembang, Timnas Wushu Indonesia menjadi juara umum dengan meraih 8 emas, 3 perak, dan 3 perunggu.
Tidak hanya itu saja, cabang olahraga wushu juga mencatat sejarah dengan menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak pada kejuaraan The FISU World University Games 2021 Chengdu yang dihelat tahun 2023. Ini merupakan perolehan medali emas pertama bagi Kontingen Indonesia sejak ikut pada pesta olahraga antarmahasiswa se-dunia tersebut.

