IPOL.ID – Petugas SPPU Cipinang Muara, Kecamata Pulogadung, Jakarta Timur, mengalami tindak pidana penganiayaan oleh pria yang mengaku oknum anggota Polri beberapa waktu lalu.
Staf SPBU 3413901, Cipinang Muara, Mukhlisin, 38, mengatakan, awal peristiwa dugaan tindak penganiayaan itu dari kendaraan pelaku ingin mengisi BBM Pertalite tetapi tidak sesuai dengan barcode.
Ketika itu, petugas SPBU sudah melakukan scand barcode sesuai ketentuan pengisi bahan bakar subsidi. Nomor polisi kendaraan sesuai dengan scan barcode.
“Tapi mobilnya beda. Makanya dari pihak kami menolak (mengisi Pertalite). Kalau SOP-nya memang kalau enggak sesuai dengan barcode, kita arahkan ke edisi Pertamax karena kalau di Pertamax kan dia enggak pakai barcode, jadi bisa. Tapi kalau yang di Pertalite memang harus pakai barcode,” ujar Mukhlisin kepada awak media, Selasa (24/2/2026).
Menurut Mukhlisin, korban pemukulan ada tiga orang yakni dua orang operator dan seorang staf.
Korban bernama Ahmad Khoirul Anam sudah bekerja selama lima tahun, Lukmanul Hakim baru bekerja 6 bulan dan baru lulus SMK.

