“Indonesia Eximbank melalui Program Marketing Handholding hadir memberikan pendampingan end-to-end kepada UMKM, mulai dari kurasi produk, peningkatan kualitas dan kemasan, pemenuhan standar ekspor, business matching, hingga fasilitasi akses pasar internasional. Pelepasan ekspor hari ini menjadi bukti nyata bahwa UMKM Indonesia mampu menembus pasar global ketika didukung dengan ekosistem yang tepat,” ujar Maria.
Selain peserta dari skema pendampingan pemasaran, sebagian UMKM yang turut serta dalam ekspor ke Belanda ini juga merupakan alumni dan peserta aktif program Coaching Program for New Exporters (CPNE) LPEI. Melalui CPNE, UMKM dibekali pemahaman menyeluruh mengenai proses ekspor, kesiapan dokumen, strategi pricing, hingga pemetaan pasar potensial. Keterlibatan UMKM binaan CPNE dalam kegiatan ini menjadi bukti kesinambungan program pembinaan LPEI dari tahap pelatihan, pendampingan, hingga realisasi ekspor.
Program Marketing Handholding dan CPNE merupakan instrumen strategis Indonesia Eximbank dalam membangun pipeline eksportir baru yang berkelanjutan. Tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk, kedua program ini memastikan UMKM memiliki kesiapan dari sisi regulasi, logistik, serta strategi penetrasi pasar luar negeri.

