IPOL.ID – Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan larangan adanya aksi sweeping atau razia sepihak oleh organisasi masyarakat (ormas) selama bulan suci Ramadan. Ia menekankan esensi ibadah puasa adalah saling menghormati, bukan memaksakan kondisi kepada pihak lain.
“Enggak ada, enggak ada sweeping-sweeping. Itulah bentuk penghormatan kita bahwa selain kita yang berpuasa, masih ada saudara kita yang tidak berpuasa,” katanya usai Sidang Isbat penetapan awal Ramadan 1447 H di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2) malam.
Seluruh elemen masyarakat diminta untuk menjaga harmoni dan persatuan selama bulan Ramadan dengan mengedepankan sikap saling menghormati, baik bagi yang berpuasa maupun yang tidak.
“Tadi imbauan cukup jelas, agar umat Islam menunaikan ibadah puasa dengan khusyuk. Mereka yang tidak berpuasa diharapkan menghormati orang yang berpuasa,” katanya.
Namun, menurutnya, penghormatan harus berjalan dua arah. Umat Islam yang berpuasa juga perlu menyadari bahwa tidak semua warga memiliki kewajiban atau keyakinan yang sama. Karena itu, keberadaan fasilitas publik bagi mereka yang tidak berpuasa tetap harus dihargai.

