Lebih lanjut, target di jantung wilayah pendudukan, termasuk Tel Aviv, Kiryat Shmona, dan Bnei Brak, serta pangkalan militer teroris AS di pangkalan udara Ali Al Salem, Kamp Arifjan, pangkalan udara Al Azraq (Muwaffaq Salti), dan pangkalan udara Shaikh Isa menjadi sasaran serangan rudal berbahan bakar cair dan padat dengan akurasi tinggi, dan drone penghancur. IRGC menambahkan.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Mengutip kantor berita Iran, Tasnim, Serangan tersebut melibatkan serangan udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone. (ahmad)
