Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi erat seluruh pemangku kepentingan dalam mengurai kepadatan secara bertahap.
“Penguraian antrean ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari optimalisasi operasional kapal, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan buffer zone secara maksimal. Kami memastikan layanan terus berjalan optimal agar pengguna jasa dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.
Senada, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan juga memastikan kondisi lalu lintas menuju pelabuhan telah terkendali.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa sejak pukul 16.00 WITA, tidak ada lagi antrean kendaraan di luar area pelabuhan karena seluruhnya telah tertampung di buffer zone.

