“Ini yang kita tunggu dan akhirnya turun (bonus). Luar biasa bahagia, itu yang kami harapkan dari sebuah apresiasi pemerintah,” katanya.
Ferry menegaskan bahwa bonus yang diterimanya tidak akan dihabiskan begitu saja, melainkan dimanfaatkan untuk hal produktif. Dia berencana menggunakannya sebagai tambahan modal usaha dan investasi jangka panjang.
“Bonusnya ini lebih untuk pengembangan usaha, sekaligus jadi modal tambahan investasi ke depan, termasuk pendidikan bagi anak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ferry menekankan pentingnya pengelolaan keuangan bagi para atlet, agar bonus yang diterima bisa memberikan manfaat berkelanjutan.
“Sebisa mungkin dimaksimalkan untuk investasi,” tambahnya.
Kini, Ferry tengah menjalani pemulihan cedera lutut usai tampil di Thailand. Ke depan, dia menargetkan kembali tampil maksimal di ASEAN Para Games Malaysia, yang juga akan menjadi penanda 10 tahun perjalanannya di pemusatan latihan nasional NPC.
“Sekarang ini fokus pemulihan, karena sebenarnya cedera lutut sudah saya rasakan saat di Thailand. Setelah itu fokus ke Malaysia, bertepatan sepuluh tahun saya di pelatnas. Saya ingin memberikan yang terbaik lagi,” jelasnya.
