Kisah Risya menjadi salah satu gambaran bagaimana kehadiran BRILink Agen mampu memperluas akses layanan keuangan hingga ke berbagai daerah. Melalui jaringan agen yang tersebar hingga pelosok, layanan perbankan kini semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.
Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan BRI terus berupaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. “Melalui BRILink Agen, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan dan memperkuat ketahanan ekonomi,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai BRILink Agen. Tercatat, hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,19 juta agen atau tumbuh 12,2% YoY. Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80% penjuru negeri dengan volume transaksi tembus Rp1.746 triliun atau tumbuh 9,9% YoY. (Yudha)
