IPOL.ID – Di wilayah kepulauan seperti Provinsi Kepulauan Riau, perjalanan mudik bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain.
Laut menjadi jalur utama yang menghubungkan keluarga, aktivitas ekonomi, serta harapan masyarakat antar pulau.
Menyambut Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh kesiapan layanan penyeberangan telah dimatangkan untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa wilayah Kepulauan Riau memiliki peran strategis dalam sistem transportasi nasional, khususnya pada periode mudik Lebaran yang identik dengan lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan.
“Karakteristik wilayah kepulauan menuntut perencanaan operasi yang presisi. Karena itu, kami memperkuat armada, menambah frekuensi perjalanan, serta mengatur pola operasi secara terukur. Prinsip kami jelas, kapasitas harus seimbang dengan kebutuhan, dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Heru.
