“Saya sudah menyetujui untuk kegiatan malam itu mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB, kita akan mengadakan acara yang disebut dengan Car Free Night,” ujar Gubernur Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, program tersebut dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari inovasi “Mudik ke Jakarta”, yang mengajak masyarakat merayakan Idulfitri dengan suasana Ibu Kota yang lebih terbuka, hangat, dan inklusif.
“Untuk mendukung kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan pembatasan ketat kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan,” katanya.
Kebijakan ini diambil guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama acara berlangsung. Meski demikian, akses masyarakat tetap terjaga melalui layanan transportasi umum, termasuk Transjakarta.
“Tidak diizinkan kendaraan pribadi untuk masuk, tetapi Transjakarta tetap beroperasi sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dan menikmati acara,” jelasnya.
