Pada tahun ini, pemerintah menyediakan kuota sebanyak 11.900 sepeda motor dalam program Motis. Jika rata-rata satu motor digunakan oleh dua orang pemudik, maka program tersebut diperkirakan dapat mengurangi sekitar 22.000 hingga 24.000 perjalanan pemudik bermotor di jalan raya.
Minat masyarakat terhadap program ini juga terlihat cukup tinggi. Hingga saat ini, jumlah pendaftar bahkan telah melampaui kuota yang disediakan.
“Yang sudah mendaftar mencapai 12.941 motor atau sekitar 108,75 persen dari kuota yang tersedia,” jelas Arif.
Meski demikian, pemerintah tetap membuka pendaftaran hingga 29 Maret 2026. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peserta yang membatalkan keberangkatan atau tidak lolos proses verifikasi.
Program Motis sendiri memiliki sejumlah persyaratan bagi peserta. Sepeda motor yang dapat diikutsertakan harus memiliki kapasitas mesin di bawah 200 cc serta dilengkapi dokumen asli seperti Kartu Keluarga, STNK, dan SIM yang masih berlaku.
Selain itu, seluruh sepeda motor yang diangkut melalui program ini juga mendapatkan perlindungan asuransi guna mengantisipasi potensi kerusakan selama proses pengiriman menggunakan kereta api.
