Presiden AS itu, kata Parsi, ingin memberi pesan kepada Iran mereka tak punya pilihan.
Trump dilaporkan sudah menghubungi Iran dengan menawarkan gencatan senjata. Namun, negara Timur Tengah ini menolak.
“Saya pikir Trump sudah sampai pada kesimpulan bahwa keinginannya untuk mengakhiri perang ini dengan cepat telah menandakan kelemahan dan Iran akan mencoba memanfaatkan hal itu dan tidak akan menyetujui gencatan senjata sampai mereka menimbulkan kerugian yang signifikan bagi Amerika Serikat,” kata Parsi.
AS dan Israel meluncurkan serangan bersama ke Iran pada Sabtu. Mereka menggempur hampir semua wilayah di negara tersebut.
Imbas serangan tersebut, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas. Anak perempuan, menantu, dan cucu Khamenei juga ikut jadi korban meninggal.
Tak cuma mereka, menteri pertahanan Iran hingga Komandan Korps Garda Revolusi Iran tewas dalam serangan AS-Israel.
Di hari yang sama Iran, membalas serangan kedua negara itu. Keesokan harinya, pada Minggu, setelah ada pengumuman resmi Khamenei tewas, IRGC melanjutkan operasi menggempur aset AS dan Israel. (bam)
