“Saya meminta Baznas (Bazis) terus berkolaborasi dengan BUMD, BUMN, dan pihak swasta agar program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” ucapnya.
Lebih lanjut, politisi PDIP itu mengungkapkan program bedah rumah tersebut, terbuka bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama.”Tujuannya agar kedepan pemukiman di Jakarta tertata rapih,” jelasnya.
Hingga kini, program bedah rumah sudah mencapai 24 unit. 10 unit di Jakarta Pusat, 11 unit di Jakarta Selatan, dua unit di Jakarta Barat, dan satu unit di Jakarta Utara. (sofian)
