Polri memastikan stimulus harga dari pemerintah dapat benar-benar sampai ke konsumen tingkat akhir tanpa distorsi pasar.
Sementara, Dirut Bulog Ahmad Rizal menambahkan, target serapan beras tahun 2026 sebesar 4 juta ton akan membuat stok akhir tahun diproyeksikan mencapai lebih dari 5 juta ton. Kondisi surplus itu merupakan bagian dari program besar pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Selain beras, pemerintah juga menyiapkan pasokan minyak goreng sebesar 43.000 kiloliter per bulan. Serta stok gula mencukupi guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri”.
Sementara itu, Polri terus melanjutkan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari inisiatif strategis yang telah dimulai sejak tahun 2025. Menjadi bentuk komitmen nyata institusi dalam mendukung kebijakan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau.
Melalui Satgas GPM Polri, berbagai langkah konkret dilakukan untuk memperkuat distribusi pangan. Pada tahun 2025, Satgas GPM Polri tengah mencatatkan capaian luar biasa dengan melampaui target penyaluran beras SPHP.
