Pada saat bersamaan, pelaku masih berada di dalam rumah sambil membawa senjata tajam berupa parang dan pisau. Saksi kemudian menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga serta petugas jaga.
“Pelaku membawa parang dan pisau. Saksi kemudian menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga serta petugas,” jelas Maskur.
Warga bersama aparat kepolisian akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi para korban.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa parang, pisau, serta sebatang kayu yang diduga digunakan dalam aksi penganiayaan tersebut.
Berdasarkan keterangan sementara, pelaku diketahui kerap menunjukkan perilaku emosional dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga disebut mengalami depresi sejak berpisah dengan istrinya beberapa tahun lalu.
Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Pesanggaran untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kondisi kejiwaan pelaku.
